Beban Studi
PPDH FKHB UNISM berlangsung selama 3 semester dengan beban studi 37 SKS meliputi:
- Koasistensi Therapeutika Veteriner (2 SKS)
Tujuan Pembelajaran:
· Menerapkan prinsip penggunaan obat hewan secara rasional sesuai diagnosis.
· Menentukan jenis obat, dosis, rute, dan lama pemberian terapi secara tepat.
· Melakukan pemantauan efektivitas terapi dan efek samping obat.
· Menerapkan prinsip penggunaan antimikroba yang bijaksana untuk mencegah resistensi.
· Menyusun rencana terapi berdasarkan kondisi klinis pasien dan bukti ilmiah
- Koasistensi Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Epidemiologi (2 SKS)
Tujuan Pembelajaran:
· Melaksanakan pengawasan higiene dan sanitasi pangan asal hewan.
· Melakukan surveilans dan investigasi epidemiologi penyakit hewan.
· Menganalisis faktor risiko penyebaran penyakit.
· Menyusun rekomendasi pencegahan dan pengendalian penyakit.
· Menerapkan konsep One Health dalam pengendalian penyakit zoonosi
- Koasistensi Interna dan Patologi Klinik (4 SKS)
Tujuan Pembelajaran:
· Mahasiswa mampu melakukan tindakan anamnesa kepada pemilik hewan, melakukan pemeriksaan umum dan fisik serta mengenali gejala klinis yang tampak pada hewan
· Menginterpretasikan hasil pemeriksaan laboratorium klinik.
· Menetapkan diagnosis, diagnosis banding, dan prognosis.
· Menyusun rencana penatalaksanaan kasus penyakit dalam.
· Melakukan evaluasi perkembangan kondisi pasien selama terapi.Mahasiswa mampu memberikan saran / advise pada pemilik hewan kesayangan maupun populasi hewan yang lain
4. Koasistensi Bedah dan Radiologi (4 SKS)
Tujuan Pembelajaran:
· Mahasiswa mampu melakukan tindakan anamnesa kepada pemilik hewan, melakukan pemeriksaan umum dan fisik serta mengenali gejala klinis yang tampak pada hewan
· Mahasiswa mempunyai kemampuan untuk menentukan diagnosa penyakit berdasarkan pemeriksaan fisik dan gejala klinis pada hewan
· Mahasiswa mempunyai kemampuan untuk melakukan tindakan operasi mulai dari persiapan, anestesi, pembedahan, jahitan pada luka, serta pemulihan dan terapi pasca operasi pada hewan
· Mahasiswa mampu memberikan saran atau advice kepada pemilik hewan
- Koasistensi Reproduksi dan Kebidanan (4 SKS)
Tujuan Pembelajaran:
· Mahasiswa mampu melakukan tindakan anamnesa kepada pemilik hewan, melakukan pemeriksaan umum dan fisik serta mendiagnosa kebuntingan dan gangguan reproduksi pada hewan seperti sapi, kerbau, kuda, kambing/domba
· Mahasiswa mempunyai kemampuan untuk menentukan diagnosa kebuntingan terutama pada hewan besar seperti sapi, kerbau, kuda, kambing/domba
· Mahasiswa mempunyai kemampuan untuk melakukan Inseminasi Buatan pada hewan dan teknologi reproduksi lain seperti penggunaan ultra sonografi
· Mahasiswa mampu melakukan terapi/ pengobatan pada penyakit reproduksi
· Mahasiswa mampu memberikan saran atau advise kepada pemilik hewan
- Koasistensi RPH dan Kedinasan (2 SKS)
Tujuan Pembelajaran:
· Melaksanakan pemeriksaan ante-mortem dan post-mortem.
· Menentukan kelayakan karkas dan produk asal hewan.
· Menerapkan prinsip higiene, sanitasi, dan kesejahteraan hewan di rumah potong.
· Memahami tugas dan kewenangan dokter hewan pemerintah.
· Melaksanakan pengawasan kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner sesuai peraturan.
7. Koasistensi Diagnosis Laboratorium (4 SKS)
Tujuan Pembelajaran:
· Mahasiswa mampu melakukan isolasi dan identifikasi penyebab penyakit di Laboratorium Mikrobiologi dan virologi
· Mahasiswa mampu melakukan identifikasi parasit penyebab penyakit di Laboratorium Parasitologi
- Koasistensi Diagnostik Patologi (4 SKS)
Tujuan Pembelajaran:
· Melakukan pemeriksaan patologi anatomi melalui nekropsi secara sistematis.
· Mengambil, memproses, dan mengevaluasi sampel organ atau jaringan untuk pemeriksaan patologi.
· Menginterpretasikan perubahan patologis makroskopis dan mikroskopis sebagai dasar penegakan diagnosis.
· Mengintegrasikan temuan patologi dengan data klinis dan laboratorium untuk menentukan diagnosis dan penyebab penyakit.
- Praktik Kesehatan Ternak Besar (2 SKS)
Tujuan Pembelajaran
· Melakukan pemeriksaan klinis pada ternak besar.
· Menegakkan diagnosis dan memberikan terapi pada kasus lapangan.
· Melaksanakan tindakan pencegahan penyakit melalui vaksinasi dan biosekuriti.
· Memberikan rekomendasi manajemen kesehatan dan reproduksi ternak.
· Menerapkan prinsip kesejahteraan hewan dalam penanganan ternak.
- Manajemen Rumah Sakit Hewan (2 SKS)
Tujuan Pembelajaran:
· Mahasiswa mampu mempraktekan pelayanan dan administrasi manajmeen rumah sakit hewan, etika dan peraturan medis veteriner, manajemen farmasi veteriner, manajemen rekam medis veteriner, manajemen sumber daya manusia dan keuangan rumah sakit hewan
· Mahasiswa memiliki perilaku medis veteriner yang baik, mampu membuat keputusan yang tepat untuk menangani kasus berdasarkan hasil pemeriksaan fisik dan laboratorik, dapat menerapkan penulisan resep yang tepat, memiliki tanggung jawab dalam menangani pasien sesuai etika medis veteriner
· Mahasiswa memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dan menjaga hubungan baik dengan klien, mengedukasi klien, dan membangun kerjasama yang baik dengan seluruh bagian dalam manajemen rumah sakit hewan menggunakan prinsip-prinsip leadership veteriner.
- Koasistensi Karantina (2 SKS)
Tujuan Pembelajaran:
· Melaksanakan prosedur pemeriksaan hewan dan media pembawa.
· Menerapkan tindakan karantina dan biosekuriti.
· Mengidentifikasi penyakit hewan yang menjadi objek karantina.
· Memahami regulasi lalu lintas hewan dan produk hewan.
· Mendukung upaya pencegahan penyebaran penyakit lintas wilayah dan negara.
- Praktik Kesehatan Unggas (2 SKS)
Tujuan Pembelajaran:
· Melakukan pemeriksaan kesehatan unggas secara komprehensif.
· Menegakkan diagnosis penyakit unggas berdasarkan pemeriksaan klinis dan laboratorium.
· Menyusun program pencegahan dan pengendalian penyakit unggas.
· Menerapkan biosekuriti pada sistem produksi unggas.
· Memberikan rekomendasi peningkatan kesehatan dan produktivitas unggas.
- Praktik Kesehatan Satwa Liar dan Aquatik (2 SKS)
Tujuan Pembelajaran:
· Melakukan pemeriksaan kesehatan satwa liar dan hewan akuatik.
· Menangani, mendiagnosis, dan memberikan terapi sesuai spesies.
· Menerapkan prinsip kesejahteraan hewan dan konservasi.
· Melaksanakan tindakan biosekuriti dalam penanganan satwa liar dan hewan akuatik.
· Berkolaborasi dalam upaya konservasi dan pengelolaan kesehatan satwa secara berkelanjutan.
- Ujian Akhir Dokter Hewan (1 SKS)
Syarat Pendaftaran PPDH
Syarat calon mahasiswa mendaftar PPDH harus sudah dinyatakan lulus program S1 Kedokteran Hewan UNISM